Terpaksa ngeblog lagi setelah vakum entah berapa lama karena tuntutan tugas sekolah. Terkadang terlintas dibenaku jika ngeblog mengurangi frekuensiku berbicara di masyarakat. Ya bahasa gampangnya jadi pediam. Itu aku, lain halnya denganmu..
Beberapa postingan lamaku sudah terhapus karena mengingat cerita yg aku angkat disana, bener bener gak pantes dibaca di masa sekarang. Alasannya, selain ditinjau di bahasa yang sedikit berlebihan, disisi lain tema postingan yg lalu lalu itu mengingatku pada beberapa kejadian di masa lalu.
Berbicara tentang masa lalu, sebagian orang (termasuk aku) tidak ingin masa lalu itu diungkit ungkit kembali. Hadapi saja yang rintangan yang ada di depan mata. Kita tidak perlu membahas masa lalu yang dianggap kelam oleh segelintir masyarakat. Masa lalu juga menimbulkan kesedihan yang mendalam. Seperti melupakan cinta pertama kita yang telah dimiliki oleh orang lain. Nama saja cinta, berhubungan dengan perasaan. Perasaan tidak bisa dipaksakan secara sepihak. Cinta juga merupakan hubungan sosial yang membutuhkan persamaan rasa dan perasaan yang menimbulkan hubungan timbal balik. Cukuplah menyimpan masa lalu itu pada sekotak kayu rapuh dan kuburlah itu dalam dalam.
“Hadapi yang ada didepanmu! Jangan sekali kali menengok ke masa yang suram!“
Masa lalu juga bisa dibilang lucu karena kenangan-kenangan yang pernah terukir disana. Banyak orang yang menyimpan masa lalu itu baik baik karena alasan ingin mengulanginya kembali. Tapi yakinlah, bahwa keindahan yang terjadi dimasa datang akan jauh lebih baik dan berkesan untukmu. Jadi, simpan saja masa lalumu dan bersemangatlah dihari esok!